Web E-Learning
SMP Muhammadiyah 1 Gombong


Website E-Learning Sekolah ini bertujuan untuk mempermudah siswa/i dalam pembelajaran, interaksi antara siswa/i dengan bahan/materi, siswa/i dengan guru maupun sesama siswa/i. Siswa dapat dengan mudah mempelajari materi yang disediakan.

Untuk dapat mengakses situs e-learning ini secara keseluruhan silahkan login terlebih dahulu.


Lihat Materi       Latihan Soal

Error semuanya, belajar lagi yuk..


Mata Pelajaran PKn Kelas VIII Semester 1


 

 

 

BAB I

PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI NEGARA

 

 

Standar Kompetensi               :   1.     Menampilkan perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila

 

Indikator                                   :   1.1. Menjelaskan Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi negara.

                                                        1.2. Menguraikan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi negara.

                                           1.3. Menunjukkan sikap positif terhadap Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

                                                        1.4.             Menampilkan sikap positif terhadap Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat.

 
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Perhatikan gambar di bawah ini!

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Gambar 1.1 Lambang Negara Garuda Pancasila

 

            Bagaimana perasaanmu setelah memperhatikan gambar di atas? Kita sebagai bangsa Indonesia harus bangga karena memiliki Pancasila. Pancasila membuat bangsa Indonesia yang beraneka ragam suku, agama, ras, dan golongan dapat bersatu.

 

  1. A.    Pancasila sebagai Dasar Negara dan Ideologi Negara

            Setiap negara di dunia membutuhkan sesuatu yang dapat menyatukan seluruh warga negara agar selalu bersatu dan melangkah bersama demi kejayaan bangsa. Bangsa Indonesia yang terdiri atas berbagai suku, agama, budaya, dan golongan membutuhkan dasar dan satu pengikat agar tidak terpecah-pecah, tetapi senantiasa bersatu mewujudkan cita-cita nasional. Pengikat suatu bangsa itulah yang disebut ideologi. Sedangkan sesuatu yang menjadi dasar berdirinya negara disebut dasar negara.

Apakah sebenarnya dan  ideologi Indonesia itu?

  1. Pengertian dan Dimensi Ideologi

            Ideologi berasal dari bahasa Yunani, yaitu idea dan logie. Idea berarti angan-angan, cita-cita, paham, gambaran, atau cita. Sedangkan logie berarti ilmu pengetahuan. Jadi, ideologi berarti suatu pengetahuan yang menjadi paham atau cita-cita yang ingin dicapai.

            Istilah ideologi dipakai dan dikemukakan oleh Destutt de Tracy. Destutt mengartikan ideologi sebagai Science of ideas, yaitu suatu program yang dapat mengubah masyarakat Perancis.

            Pada perkembangannya, ideologi diartikan sebagai suatu ilmu pengetahuan tentang pandangan hidup atau cita-cita suatu kelompok masyarakat, bangsa, atau negara. Pandangan hidup yang dianggap mampu mengarahkan suatu bangsa meliputi seluruh aspek kehidupan, baik politik, ekonomi, maupun sosial budaya.

            Sebagai suatu ilmu pengetahuan tentang pandangan hidup suatu bangsa dalam mencapai cita-citanya, ideologi terdiri atas seperangkat nilai yang paling baik, benar, mendasar, dan adil sehingga dijadikan pedoman suatu kelompok dalam berperilaku mencapai cita-cita atau tujuan bersama.

            Menurut Alfian, ideologi mengandung tiga dimensi, yaitu realitas, idealitas, dan fleksibilitas.

  1. Dimensi Realitas

Dimensi realitas berarti bahwa suatu ideologi berasal dari nilai-nilai nyata yang berkembang di dalam suatu masyarakat. Nilai-nilai yang dimiliki masyarakat dikembangkan dan dipakai bersama-sama oleh warga masyarakat.

 

  1. Dimensi Idealitas

Dimensi idealitas mengandung arti bahwa suatu ideologi mengandung nilai-nilai ideal yang ingin dicapai oleh suatu masyarakat. Nilai-nilai luhur dalam segala aspek kehidupan yang ingin diwujudkan oleh suatu masyarakat sebatas akal budi manusia. Artinya, hal-hal yang ideal itu bersifat rasional, bukan khayalan yang tidak mungkin dicapai.

  1. Dimensi Fleksibilitas

Dimensi fleksibilitas berarti bahwa ideologi memiliki sifat fleksibel dan berkembang. Artinya, ideologi tersebut tidak tertutup, tetapi terbuka untuk menerima kritik dan selalu berkembang mengikuti zaman.

Untuk memperjelas dimensi ideologi, perhatikan bagan berikut!

 

 

 
   
 

 

 

 

 

 


 

 

Dimensi

Fleksibilitas

 
            · Nilai-nilai nyata                                                                                                · Cita-cita ideal

 

            · Pola hidup sehari-hari                                                                                      · Nilai-nilai luhur

 

 

 

                                                            · Terbuka

                                                            · Fleksibel

                                                            · Mengikuti perkembangan

 

Bagan 1.2 Dimensi Ideologi

 

 

 

 

  1. Perlunya Ideologi bagi Suatu Negara

            Suatu bangsa dapat diartikan sebagai sekelompok orang yang tinggal di suatu tempat, dengan nasib dan aturan yang sama, serta bersama-sama mencapai tujuan bersama. Dalam rangka mengikat kesatuan dan kebersamaan warga bangsa diperlukan suatu ideologi.

            Ideologi mempunyai arti yang sangat penting bagi suatu negara. Hal itu berkaitan dengan fungsi ideologi itu sendiri. Perlunya ideologi bagi suatu negara adalah:

  1. membentuk identitas suatu negara;
  2. mempersatukan warga negara;
  3. mengatasi konflik yang terjadi;
  4. membentuk solidaritas di antara warganegara;
  5. mengatasi segala perbedaan dalam suatu negara.

            Memperhatikan arti penting di atas dapat disimpulkan bahwa suatu negara membutuhkan ideologi sebagai dasar dan sekaligus arah yang ingin dicapai oleh negara tersebut.

 

  1. Pancasila sebagai Dasar Negara dan Ideologi Negara

 

PANCASILA

  1. Ketuhanan yang Maha Esa
  2. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
  3. Persatuan Indonesia
  4. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmah Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan
  5. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

            Mengapa bangsa Indonesia memilih Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi negara? Bagaimana kelahiran Pancasila sebagai ideologi bangsa Indonesia?

  1. Kedudukan dan Fungsi Pancasila bagi Bangsa Indonesia

      Pancasila mempunyai kedudukan yang sangat penting bagi bangsa Indonesia. Kedudukan dan fungsi Pancasila bagi bangsa Indonesia adalah sebagai berikut.

1)      Pancasila sebagai pandangan hidup, artinya Pancasila mengandung nilai-nilai luhur yang menjadi petunjuk bangsa Indonesia dalam mencapai kesejahteraan bersama.

2)      Pancasila sebagai dasar negara, artinya Pancasila menjadi dasar dan sumber hukum dalam penyelenggaraan negara.

3)      Pancasila sebagai kepribadian bangsa, artinya Pancasila menjadi ciri khas bangsa Indonesia yang membedakan dengan bangsa lain.

4)      Pancasila sebagai perjanjian luhur rakyat Indonesia, artinya Pancasila sudah disepakati oleh bangsa Indonesia menjadi satu perjanjian yang mengikat seluruh bangsa Indonesia.

5)      Pancasila sebagai pemersatu bangsa, artinya Pancasila menjadikan bangsa Indonesia yang beraneka ragam menjadi bersatu padu dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika

6)      Pancasila sebagai ideologi bangsa, artinya Pancasila menjadi pedoman dan sekaligus cita-cita bangsa Indonesia.

  1. Latar Belakang Pancasila sebagai Dasar Negara dan Ideologi Negara

      Pancasila dipilih sebagai dasar negara dan ideologi negara Indonesia didasari oleh beberapa faktor, yaitu:

1)      proses sejarah bangsa Indonesia;

2)      nilai-nilai Pancasila sudah menjadi milik bangsa Indonesia sejak dahulu;

3)      nilai-nilai Pancasila mengandung nilai-nilai masa depan, yaitu Indonesia yang adil dan makmur.

 

      Berdasarkan ketiga alasan di atas, Pancasila digali, dirumuskan, dan akhirnya disepakati sebagai ideologi dan dasar negara Indonesia.

      Sejarah kelahiran Pancasila, sebenarnya sudah dimulai sejak adanya bangsa Indonesia. Akan tetapi,  secara formal, sejarah kelahiran Pancasila dimulai sejak tahun 1945 yang diawali dengan pembentukan BPUPKI (Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia) yang dibentuk oleh Jepang pada tanggal 29 April 1945, dilantik tanggal 28 Mei 1945, dan mulai bekerja sejak 29 Mei 1945.

      BPUPKI bersidang dalam rangka menyiapkan kemerdekaan bangsa Indonesia. Dalam sidang-sidang itulah muncul secara resmi rumusan-rumusan Pancasila.

1)      Sidang BPUPKI Pertama (29 Mei – 1 Juni 1945)

Sidang pertama BPUPKI dilaksanakan pada tanggal 29 Mei – 1 Juni 1945. Dalam sidang tanggal 29 Mei 1945, Muh. Yamin mengemukakan lima asas dasar negara Indonesia merdeka, baik secara lisan maupun tulisan.

a)      Usulan lisan M. Yamin tentang lima dasar negara Indonesia merdeka adalah:

(1)   Peri Kebangsaan;

(2)   Peri Kemanusiaan;

(3)   Peri Ketuhanan;

(4)   Peri Kerakyatan;

(5)   Kesejahteraan Rakyat.

b)      Usulan tertulis Muh. Yamin adalah:

(1)   Ketuhanan yang Maha Esa;

(2)   Persatuan Indonesia;

(3)   Rasa Kemanusiaan yang Adil dan Beradab;

(4)   Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmah kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan;

(5)   Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.

Selain Muh. Yamin, Ir. Sukarno pada tanggal 1 Juni 1949 juga menyampaikan usul tertulis tentang lima dasar negara Indonesia merdeka, yaitu:

(a)    Kebangsaan Indonesia;

(b)   Internasionalisme atau Peri Kemanusiaan;

(c)    Mufakat atau Demokrasi;

(d)   Kesejahteraan Sosial;

(e)    Ketuhanan yang Berkebudayaan.

Kelima dasar tersebut diberi nama Pancasila, yang lebih lanjut disampaikan bahwa Pancasila dapat diperas menjadi Trisila, yaitu:

(a)    Sosionalisme;

(b)   Sosiodemokrasi;

(c)    Ketuhanan.

Berikutnya, Trisila juga dapat diperas lagi menjadi Ekasila, yaitu Gotong Royong.

Akhirnya, sidang BPUPKI pertama sepakat membentuk Panitia Kecil yang terdiri atas 8 orang, yaitu:

(a)    Ir. Sukarno;

(b)   Ki Bagus Hadikusumo;

(c)    K.H. Wachid Hasyim;

(d)   Mr. Muh. Yamin;

(e)    M. Sutardjo Kartohadikusumo;

(f)    Mr. A.A. Maramis;

(g)   R. Otto Iskandar Dinata;

(h)   Drs. Moh. Hatta.

Pada tanggal 22 Juni 1945, Panitia Kecil mengadakan rapat gabungan dengan anggota BPUPKI yang bertempat tinggal di Jakarta. Hasilnya dibentuk Panitia Kecil Penyelidik Usul-usul/ Perumusan Dasar Negara dengan anggota:

(a)    Ir. Sukarno;

(b)   Drs. Muh. Hatta;

(c)    Mr. A.A. Maramis;

(d)   K.H. Wachid Hasyim;

(e)    Abdul Kahar Muzakkir;

(f)    Abikusno Tjokrosujoso;

(g)   H. Agus Salim;

(h)   Mr. Ahmad Subardjo;

(i)     Mr. Muh. Yamin.

Pada hari itu juga, Panitia Perumusan Dasar Negara bersidang. Sidang berhasil memutuskan Mukadimah Hukum Dasar Negara Indonesia yang terkenal dengan nama Piagam Jakarta.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


2)      Sidang BPUPKI Kedua (10 – 16 Juli 1945)

            Sidang BPUPKI kedua menghasilkan Rancangan UUD negara Indonesia dengan Piagam Jakarta sebagai Pembukaannya. Rumusan dasar negara Pancasila menurut Piagam Jakarta adalah:

a)      Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya;

b)      Kemanusiaan yang adil dan beradab;

c)      Persatuan Indonesia;

d)     Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan;

e)      Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

 

 

3)      Pembentukan PPKI

            Setelah selesai tugasnya BPUPKI dibubarkan dan diganti dengan PPKI pada tanggal 7 Agustus 1945. PPKI inilah yang akhirnya menetapkan Pancasila sebagai dasar negara Pancasila setelah Proklamasi Kemerdekaan, 17 Agustus 1945.

 

 

4)      Proklamasi Kemerdekaan, 17 Agustus 1945

            Puncak perjuangan bangsa Indonesia adalah Proklamasi Kemerdekaan, 17 Agustus 1945. Dengan Proklamasi, maka Indonesia menjadi negara merdeka. Untuk menindaklanjuti Proklamasi Kemerdekaan, pada tanggal 18 Agustus 1945, PPKI yang dianggap mewakili rakyat Indonesia segera mengadakan sidang.

5)      Sidang PPKI, 18 Agustus 1945

            Sidang PPKI, 18 Agustus 1945 membuat keputusan penting, yaitu menetapkan Pancasila sebagai dasar negara. Keputusan lengkap sidang PPKI, 18 Agustus 1945 adalah:

                                                a)      mengesahkan UUD;

                                                b)      memilih Presiden (Ir. Sukarno) dan Wakil Presiden (Drs. Moh. Hatta);

                                                c)      untuk sementara waktu Presiden dibantu oleh sebuah Komite Nasional.

            UUD yang ditetapkan oleh PPKI terkenal dengan UUD 1945. Rancangannya adalah Rancangan UUD yang ditetapkan oleh BPUPKI pada sidangnya tanggal 10 – 16 Juli 1945 dengan beberapa perubahan. Di dalam UUD, tepatnya pada Pembukaannya, itulah dasar negara Pancasila dirumuskan.

            Rumusannya adalah seperti yang sudah kalian hafalkan, yaitu:

a)      Ketuhanan yang Maha Esa;

b)      Kemanusiaan yang adil dan beradab;

c)      Persatuan Indonesia;

d)     Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan;

e)      Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

            Rumusan Pancasila dalam Pembukaan UUD 1945 itulah yang menjadi dasar negara Indonesia yang sampai saat ini tidak pernah mengalami perubahan, meskipun UUD 1945 sudah berubah karena diamandemen oleh MPR.

 

 

 


  1. A.    Pilihlah jawaban yang paling tepat!
    1. Ideologi berasal dari bahasa ....
      1. Latin                                                 c.   Yunani
      2. Arab                                                 d.   Inggris   
      3. Istilah ideologi dipakai dan dikemukakan pertama kali oleh ....
        1. Karl Marx                                         c.   Hitler
        2. Napoleon                                          d.   Destutt de Tracy
        3. Menurut Alfian, ideologi mengandung tiga dimensi, yaitu ....
          1. realitas, idealitas, dan fleksibilitas
          2. realitas, cita-cita, dan tujuan
          3. realitas, dasar, dan prinsip
          4. idealitas, cita-cita, dan prinsip
          5. Suatu ideologi mengandung cita-cita luhur yang ingin diwujudkan oleh suatu negara. Hal itu merupakan dimensi ... dari ideologi.
            1. idealitas                                            c.   fleksibilitas
            2. realitas                                              d.   dasar
            3. Destutt de Tracy mengartikan ideologi sebagai ....
              1. science of ideas                                c.   scientific
              2. science of philosofi                           d.   ideas and logis
              3. Ideologi suatu negara digali dari kenyataan yang hidup di suatu masyarakat. Hal itu merupakan dimensi ... dari ideologi.
                1. realitas                                              c.   fleksibilitas
                2. idealitas                                            d.   perubahan
                3. Peranan ideologi bagi suatu bangsa adalah ....
                  1. memajukan bangsa                           c.   dasar dan arah suatu bangsa
                  2. menghilangkan konflik                    d.   aturan yang harus ditaati
                  3. Ideologi berasal dari kata ....
                    1. ide dan logi                                      c.   idea dan logi
                    2. idea dan logos                                  d.   ideal dan logos
                    3. Ideologi dipakai pertama kali di Perancis dengan maksud untuk ....
                      1. mengubah masyarakat                      c.   memajukan ekonomi
                      2. membangun negara                          d.   menciptakan aturan hukum

10.  Suatu bangsa dapat utuh dalam mencapai cita-citanya jika selalu berpegang kepada ....

  1. ideologi                                            c.   teknologi
  2. ilmu pengetahuan                             d.   pemimpin

11.  Ideologi negara Indonesia adalah ....

  1. Pancasila                                          c.   Burung Garuda
  2. Garuda Pancasila                             d.   Bhinneka Tunggal Ika

12.  Pancasila menjadi ciri khas bangsa Indonesia yang membedakan dengan bangsa lain. Hal itu berarti bahwa Pancasila berkedudukan sebagai ....

  1. dasar negara                                     c.   kepribadian bangsa
  2. ideologi negara                                 d.   pemersatu bangsa

13.  Nilai-nilai Pancasila sudah ada sejak ....

  1. adanya bangsa Indonesia                 c.   Proklamasi Kemerdekaan
  2. masa penjajahan                               d.   Sidang BPUPKI

14.  Pancasila diakui sebagai dasar negara Indonesia sejak tanggal ....

  1. 17 Agustus 1945                              c.   19 Agustus 1945
  2. 18 Agustus 1945                              d.   20 Agustus 1945

15.  Usulan rumusan lima dasar negara Indonesia merdeka yang disampaikan oleh Ir. Sukarno dapat diperas menjadi Ekasila, yaitu ....

  1. musyawarah                                     c.   kerakyatan
  2. mufakat                                            d.   gotong royong

16.  Perbedaan rumusan Pancasila antara Piagam Jakarta dan Pembukaan UUD 1945 terletak pada sila ....

  1. pertama                                            c.   ketiga
  2. kedua                                               d.   keempat

17.  Pancasila merupakan ideologi terbuka karena mengandung dimensi ....

  1. realitas                                              c.   fleksibilitas
  2. idealitas                                            d.   normatif

18.  Sikap yang sesuai dengan Pancasila sebagai ideologi terbuka jika ada pengaruh asing adalah ....

  1. menerima semuanya                         c.   menerima secara selektif
  2. menolaknya                                      d.   menutup diri

19.  Nilai dasar sila pertama Pancasila adalah ....

  1. mengakui berbagai agama                c.   memeluk agama
  2. iman dan takwa kepada Tuhan        d.   negara berdasarkan agama

20.  Keunggulan ideologi Pancasila jika dibandingkan dengan ideologi lain adalah ....

  1. Pancasila lahir di Indonesia
  2. Pancasila milik bangsa Indonesia
  3. Pancasila mengandung nilai-nilai yang utuh
  4. Pancasila lebih dulu lahir

 

  1. B.     Jawablah pertanyaan di bawah ini secara singkat dan tepat!
    1. Apakah yang dimaksud ideologi?
    2. Siapa yang pertama kali memperkenalkan istilah ideologi?
    3. Sebutkan dimensi ideologi!
    4. Mengapa ideologi harus fleksibel?
    5. Jelaskan arti penting ideologi bagi suatu negara!
    6. Mengapa Pancasila dipilih sebagai ideologi negara Indonesia?
    7. Jelaskan makna kedudukan Pancasila sebagai dasar negara Indonesia!
    8. Bandingkan rumusan Pancasila menurut Piagam Jakarta dan Pembukaan UUD 1945!
    9. Apakah yang dimaksud Pancasila sebagai ideologi terbuka?

10.  Berilah 3 contoh nilai dasar yang dikandung sila kedua Pancasila!

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


  1. B.     Nilai-nilai Pancasila sebagai Dasar Negara dan Ideologi Negara
    1. Dimensi Ideologi Pancasila

            Pancasila sebagai ideologi negara Indonesia mengandung tiga dimensi, yaitu realitas, idealitas, dan fleksibilitas.

  1. Dimensi Realitas

Ideologi Pancasila digali dari nilai-nilai yang berkembang secara nyata dalam masyarakat Indonesia. Masyarakat Indonesia sudah mengakui adanya Tuhan, menghargai sesama manusia, suka persatuan, suka musyawarah, dan bergotong royong, serta mengutamakan kepentingan bersama yang berkeadilan sosial.

  1. Dimensi Idealitas

Ideologi Pancasila mengandung nilai-nilai luhur dan ideal yang dicita-citakan bersama, yaitu sebagai suatu negara yang ber-Ketuhanan yang Maha Esa, berkemanusiaan, bersatu, berkerakyatan, dan berkeadilan sosial.

  1. Dimensi Fleksibilitas

Nilai-nilai Pancasila sebagai suatu ideologi tidak tetap, tetapi selalu mengalami perubahan sesuai perkembangan zaman dan tuntutan masyarakat Indonesia sebagai pemilik ideologi. Pancasila sebagai ideologi terbuka yang mencerminkan perubahan demi mencapai cita-cita (dimensi idealitas).

 

 

 

 

  1. Nilai-nilai Pancasila

            Nilai-nilai Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara terdiri atas lima sila sebagai berikut.

 

Tabel 1.1 Nilai-nilai Pancasila

No.

Sila

Nilai Dasar

1.

Ketuhanan yang Maha Esa

  1. Mengakui adanya Tuhan yang Maha Esa.
  2. Menolak paham atheisme.
  3. Menjamin kebebasan beragama dan beribadah.
  4. Menghormati perbedaan agama.
  5. Adanya kerukunan dan kerja sama antarumat beragama.

2.

Kemanusiaan yang Adil dan Beradab

  1. Mengakui persamaan derajat antarmanusia dan bangsa.
  2. Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.
  3. Mengembangkan sikap tenggang rasa.
  4. Menjamin kesamaan kedudukan, hak, dan kewajiban.
  5. Membina kerukunan dan kerja sama dengan bangsa lain.

3.

Persatuan Indonesia

  1. Menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan bangsa.
  2. Mengutamakan kepentingan bangsa dengan kepentingan golongan atau suku.
  3. Mengakui keanekaragaman bangsa dengan semboyan Bhinneka Tungga Ika.
  4. Ancaman satu wilayah adalah ancaman bangsa secara keseluruhan.

4.

Kerakyatan yang dipimpin oleh Hikmah Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan

  1. Penyelenggaraan musyawarah atas dasar demokrasi.
  2. Pengembangan demokrasi Pancasila.
  3. Mengutamakan musyawarah mufakat.

 

5.

Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia

  1. Dikembangkan demokrasi ekonomi.
  2. Tidak semua cabang produksi dikuasai negara.
  3. Kekayaan alam untuk kemakmuran bersama.
  4. Mengutamakan kegotongroyongan.
  5. Pihak yang kuat ikut membantu yang lemah.

 

  1. Keunggulan Ideologi Pancasila Dibandingkan dengan Ideologi Negara Lain

            Pancasila sebagai ideologi negara Indonesia sudah kamu pahami. Ideologi Pancasila hidup dan berkembang dalam pergaulan internasional sehingga berhubungan dengan ideologi lain.

            Apakah ideologi Pancasila mempunyai keunggulan jika dibandingkan dengan ideologi negara lain? Untuk menjawabnya, berikut akan diuraikan perbandingan antara ideologi Pancasila dengan ideologi lain. Perhatikan tabel di bawah ini!


Tabel 1.2    Perbandingan Ideologi

 

No.

Pembanding

Pancasila

Kapitalisme

Liberalisme

Sosialisme

Komunisme

Fasisme

Anarkhisme

1.

Nilai keagamaan

Mengakui adanya Tuhan dan negara menjamin kebebasan beragama

 

Agama menjadi urusan individu

Agama menjadi urusan individu

Agama diseragamkan dan cenderung atheis

Agama kurang diakui dan menganut atheis

Agama dipaksakan oleh negara

Agama diserahkan kepada masyarakat

2.

Kedudukan manusia

Manusia mempunyai harkat dan martabat yang sama

 

Kedudukan manusia ditentukan oleh modal

Manusia diakui secara bebas

Kedudukan manusia sama

Kedudukan manusia sama rata sama rasa

Manusia berkelas-kelas

Manusia sendiri-sendiri

3.

Kepentingan negara

Kepentingan negara di atas kepentingan kelompok

Negara hanya mengatur

Negara hanya mengatur

Kepentingan negara segala-galanya

Kepentingan negaradi atas segala-galanya

Kepentingan negara mutlak

Tidak perlu negara

4.

Kehidupan politik

Demokrasi Pancasila

Demokrasi liberal

Demokrasi liberal

Demokrasi sosial

Mutlak pada negara

Totaliter

Tidak perlu sistem politik

5.

Kegiatan ekonomi

Demokrasi ekonomi

Ekonomi bebas

Ekonomi bebas

Etatisme

Etatisme

Etatisme

Masyarakat Sendiri

6.

 

Kehidupan sosial

Gotong royong

Persaingan bebas

Persaingan bebas

Persaingan bebas

Sama rata sama rasa

Seragam

Solidaritas alamiah

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Jawablah pertanyaan di bawah ini secara singkat dan tepat!

  1. Sebutkan dimensi ideologi Pancasila!
  2. Mengapa Pancasila dijadikan dasar negara Indonesia?
  3. Berilah 3 contoh nilai dasar yang sesuai dengan sila Ketuhanan Yang Maha Esa!
  4. Berilah 3 contoh nilai dasar yang sesuai dengan sila Persatuan Indonesia!
  5. Jelaskan keunggulan ideologi Pancasila jika dibandingkan dengan ideologi negara lain!

 

 

 


Tuliskan perbuatan yang kamu lakukan dalam kehidupan sehari-hari di sekolah, kemudian hubungkan dengan nilai dasar Pancasila! Isikan pada tabel berikut!

No.

Perbuatan

Sila Pancasila

 

1.

2.

3.

4.

5.

6.

7.

8.

9.

10.

 

..............................................................

..............................................................

..............................................................

..............................................................

..............................................................

..............................................................

..............................................................

..............................................................

..............................................................

..............................................................

 

 

..............................................................

..............................................................

..............................................................

..............................................................

..............................................................

..............................................................

..............................................................

..............................................................

..............................................................

..............................................................

 

  1. C.    Sikap Positif terhadap Pancasila dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara

      Pancasila adalah dasar bagi keberadaan negara Indonesia. Jika ideologi Pancasila rusak maka rusaklah negara Indonesia.

 

 
   
 

 

 

 

 

 

 

 

 


Gambar 1.2 Rumah Indonesia

 

      Untuk mempertahankan Pancasila, setiap warga negara harus memiliki sikap positif terhadap dasar dan ideologi negara Pancasila.

  1. Arti Penting Sikap Positif terhadap Pancasila dalam Kehidupan

            Sikap positif terhadap dasar dan ideologi, Pancasila harus dikembangkan agar negara Indonesia tetap kukuh berdasarkan nilai-nilai Pancasila. Bukankah Pancasila sebagai ideologi Pancasila pernah dirongrong oleh ideologi lain? Upaya menggantikan ideologi Pancasila ditandai dengan berbagai kegiatan pemberontakan dan gerakan-gerakan sosial yang lain.

  1. Pemberontakan PKI

PKI adalah partai politik yang berusaha menggantikan ideologi Pancasila dengan Komunisme. Pemberontakan PKI dilakukan dua kali, dalam sejarah Indonesia merdeka. Pemberontakan pertama dilakukan tahun 1948 dan yang kedua tahun 1965. Pemberontakan PKI tahun 1948 dapat diatasi oleh pemerintah.

Pemberontakan PKI tahun 1965 yang dikenal dengan G-30-S/PKI menimbulkan korban yang sangat besar, bahkan menyebabkan terjadinya perubahan politik Indonesia dari Orde Lama ke Orde Baru. G-30-S/PKI benar-benar peristiwa yang tragis dalam sejarah Indonesia.

 

  1. Pemberontakan DI/TII

DI/TII adalah gerakan kelompok warga negara yang ingin menggantikan ideologi Pancasila dengan ideologi agama tertentu, yaitu Islam.

  1. Gerakan Sosial Liberal

Gerakan-gerakan sosial liberal membawa kebebasan yang berlebihan sehingga menimbulkan anarkhisme yang merugikan kepentingan umum.

  1. Sakralisasi Ideologi Pancasila

Sakralisasi ideologi Pancasila, artinya tidak boleh adanya pengembangan nilai-nilai Pancasila oleh warga negara. Pancasila cenderung ditafsirkan oleh pemimpin. Akibatnya, pemimpin memiliki kekuasaan tertinggi dalam menafsirkan nilai-nilai Pancasila sehingga cenderung melahirkan kehidupan yang totaliter.

            Melihat kenyataan adanya berbagai rongrongan terhadap ideologi Pancasila yang terus berkembang seiring dengan perkembangan zaman maka sikap setia terhadap ideologi Pancasila harus terus dikembangkan.

  1. Wujud Sikap Positif terhadap Pancasila dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara

            Sikap positif terhadap dasar dan ideologi nagara Pancasila dapat diwujudkan dalam bentuk sebagai berikut.

  1. Waspada terhadap setiap gangguan yang merongrong ideologi Pancasila, baik yang datang dari dalam negeri maupun luar negeri.
  2. Mengamalkan Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
  3. Mengembangkan keteladanan pemimpin bangsa dalam mengamalkan Pancasila.
  4. Menghindari sikap-sikap negatif, seperti egoisme, hedonisme, fanatik, atau sekularisme.
  5. Mengamalkan nlai-nilai agama yang dianutnya.
  6. Menempatkan Pancasila sebagai sumber hukum dalam pembuatan peraturan hukum.
  7. Menempatkan Pancasila sebagai nilai-nilai kepribadian bangsa.
  8. Mengembangkan demokrasi Pancasila menurut UUD 1945.

 

 

 


Jawablah pertanyaan di bawah ini secara singkat dan tepat!

  1. Jelaskan arti penting sikap positif terhadap ideologi Pancasila!
  2. Sebutkan beberapa peristiwa yang mengancam ideologi Pancasila!
  3. Siapakah yang harus mempunyai sikap positif terhadap ideologi Pancasila?
  4. Berilah contoh sikap positif terhadap ideologi Pancasila
  5. Bagaimana cara menghadapi pengaruh dari negara lain yang dapat merongrong Pancasila?

 

 


D. Sikap Positif  terhadap Pancasila dalam Kehidupan Bermasyarakat

      Seluruh bangsa Indonesia berkewajiban untuk mempertahankan ideologi Pancasila. Upaya mempertahankan ideologi Pancasila, selain mengembangkan skap positif dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, perlu dikembangkan pendidikan Pancasila secara demokratis melalui berbagai jalur, baik keluarga, sekolah, maupun masyarakat.

  1. Pendidikan Keluarga

Penanaman nilai-nilai ideologi Pancasila harus dimiliki sejak dini di dalam keluarga. Keteladanan orang tua dalam mengamalkan Pancasila sangat penting untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila bagi seorang anak.

  1. Pendidikan Formal di Sekolah

Pendidikan di sekolah dari TK sampai perguruan tinggi hendaknya menanamkan nilai-nilai ideologi Pancasila, baik melalui mata pelajaran khusus, misalnya Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) maupun secara integratif sebagai pendidikan budi pekerti dalam semua mata pelajaran.

  1. Pendidikan Non Formal/Masyarakat

Berbagai pendidikan masyarakat, misalnya penyuluhan perlu dilakukan agar masyarakat Indonesia benar-benar cerdas dalam mengamalkan Pancasila. Selain itu, media massa, baik cetak (koran dan majalah) maupun elektronik (televisi, radio, dan internet) harus mengembangkan nilai-nilai Pancasila.

Dengan berbagai pendidikan terpadu di keluarga, sekolah, dan masyarakat diharapkan Pancasila benar-benar menjadi nilai-nilai yang diamalkan oleh setiap warga negara Indonesia dalam kehidupan bermasyarakat.

Selain upaya pendidikan, untuk mempertahankan ideologi Pancasila perlu  program pembangunan yang benar-benar berdasarkan nlai-nilai Pancasila. Jangan  sampai ada program-program pembangunan yang melanggar Pancasila, misalnya penggusuran, ganti rugi yang merugikan rakyat, atau kebijakan-kebijakan pemerintah yang hanya memperhatikan kepentingan negara lain.

Berdasarkan uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa bentuk kewajiban bangsa Indonesia dalam mempertahankan ideologi Pancasila, antara lain:

  1. mengembangkan pendidikan Pancasila secara demokrasi;
  2. mengembangkan program pembangunan yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila;
  3. mengamalkan Pancasila dalam kehidupan di keluarga, sekolah, masyarakat, bangsa, dan negara;
  4. menjalankan reformasi atas dasar nilai-nilai Pancasila.

Selain berbagai upaya mempertahankan Pancasila di atas, yang lebih penting adalah mengembangkan sikap positif terhadap Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat.

            Sikap positif yang dapat dikembangkan, antara lain :

  1. waspada terhadap nilai-nilai yang tidak sesuai dengan Pancasila;
  2. mempelajari, menghayati, dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila;
  3. menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai patokan bertingkah laku;
  4. mengembangkan sikap pengendalian diri sebagai dasar pengamalan Pancasila;
  5. tidak menyalahgunakan nilai-nilai Pancasila.

Sebagai uraian penutup, coba nyanyikan dan renungkan kandungan syair lagu di bawah ini!

 

 

       
   

GARUDA PANCASILA

Garuda Pancasila, akulah pendukungmu

Patriot Proklamasi, sedia berkorban untukmu

Pancasila dasar negara, rakyat adil makmur sentosa

Pribadi bangsaku, ayo maju maju

Ayo maju maju, ayo maju maju

 
 
   
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Jawablah pertanyaan di bawah ini secara singkat dan tepat!

  1. Apakah Pancasila digali dari masyarakat Indonesia?
  2. Jelaskan arti penting Pancasila bagi masyarakat Indonesia yang beraneka ragam!
  3. Mengapa perlu dilaksanakan pendidikan Pancasla?
  4. Mengapa setiap warga masyarakat harus mengembangkan sikap positif terhadap Pancasila?
  5. Berlah 3 contoh sikap positif terhadap Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat!

 

 

 


Amatilah lingkungan kalian masing-masing! Carilah kegiatan yang menurut kamu merupakan sikap positif terhadap Pancasila! Buatlah laporan dengan sistematika sebagai berikut!

 

  1. Nama Kegiatan      ............................................................................................................

............................................................................................................................................

............................................................................................................................................

............................................................................................................................................

............................................................................................................................................

  1. Uraian Kegiatan    ............................................................................................................

............................................................................................................................................

............................................................................................................................................

............................................................................................................................................

............................................................................................................................................

............................................................................................................................................

  1. Kesesuaian dengan Pancasila

............................................................................................................................................

............................................................................................................................................

............................................................................................................................................

............................................................................................................................................

............................................................................................................................................

 

 

       
   
 
     
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


EVALUASI BAB I

I.    Penguasaan Konsep

  1. A.    Pilihlah jawaban yang paling tepat!
  2. Ideologi berasal dari bahasa ....
    1. Yunani                                          c.  Indonesia
    2. Latin                                              d.  Inggris
    3. Tokoh yang pertama mengemukakan tentang ideologi adalah ....
      1. J.J. Rousseau                                 c.  Destutt de Tracy
      2. John Locke                                    d.  Montesquie
      3. Ideologi mengandung tiga dimensi, yaitu ....
        1. realitas, idealitas, dan fleksibilitas
        2. realitas, nilai luhur, dan cita-cita
        3. cita-cita, program, dan pelaksanaan
        4. kenyataan, cita-cita, dan perjuangan
        5. Nilai-nilai yang berkembang di dalam masyarakat dan dijadikan ideologi disebut dimensi ....
          1. realitas                                           c.  fleksibilitas
          2. idealitas                                         d.  cita-cita
          3. Ideologi selalu berubah dan berkembang mengikuti zaman karena ideologi mengandung dimensi ....
            1. realitas                                           c.  fleksibilitas
            2. idealitas                                         d.  keterbukaan
            3. Ideologi sangat diperlukan bagi suatu bangsa untuk ....
              1. aturan yang harus ditaati
              2. membatasi warga negara
              3. menyatukan langkah mencapai cita-cita
              4. menghilangkan perbedaan
              5. Di bawah ini adalah arti penting ideologi bagi suatu bangsa, kecuali ....
                1. membentuk identitas bangsa
                2. mengatasi konflik
                3. menghilangkan perbedaan
                4. membentuk solidaritas bangsa
                5. Ideologi bangsa Indonesia adalah ....
                  1. Garuda Pancasila                          c.  UUD 1945
                  2. Pancasila                                       d.  Pembukaan UUD 1945
                  3. Di bawah ini merupakan kedudukan Pancasila bagi bangsa Indonesia, kecuali ....
                    1. pandangan hidup                          c.  aturan hukum
                    2. perjanjian luhur                             d.  kepribadian bangsa


    Posted : Sabtu, 1 Agustus 2015 | 06:51 WIB | 1309 hits
    Oleh : Mukhamad Agusalim, S.Pd.

<< Kembali ke Arsip Materi




Info & Pengumuman

Jadwal UNBK SMP/MTs Tahun 2018

Minggu, 22 April 2018 | 19:49 WIB

Berikut ini adalah UNBK SMP/MTs Tahun 2018 :

...


JADWAL USBN, USCK DAN UNBK TP. 2017/2018

Jumat, 6 April 2018 | 00:39 WIB

Jadwal USBN & USCK TP. 2017/2018



UJIAN PRAKTIK KELAS IX (SEMBILAN) TAHUN PELAJARAN 2017/2018

Rabu, 31 Januari 2018 | 22:39 WIB

Berikut Jadwal Ujian Praktik Kelas IX (sembilan) Tahun Pelajaran 2017/2018

...


Pengumuman Lainnya..


Login E-Learning Siswa

NIS. :
Password :
Register |